PEMBUKAAN KEGIATAN VAKSINASI RABIES DALAM RANGKA MENSUKSESKAN INDONESIA BEBAS RABIES

Senin, 23/08/2020 Disnas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga melakukan kegiatan Vaksinasi Rabies yang bertempat di Puskeswan Kota Salatiga.

Dalam kegiatan vaksinasi ini yang menjadi sasaran adalah anjing dan kucing.

Penyakit rabies atau yang lebih dikenal sebagai penyakit anjing gila bisa menyebabkan kelumpuhan atau bahkan kematian. Virus Rabies berpindah ketika seseorang tergigit oleh hewan yang telah terinfeksi virus tersebut sebelumnya. Pada awalnya, penyakit rabies mungkin tidak menunjukkan gejala yang parah. Namun, jika terus dibiarkan, penyakit infeksi berisiko menyebabkan kematian.

Pembukaan kegiatan Vaksinasi Rabies ini di buka oleh Walikota Salatiga Yuliyanto, SE.,MM dan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga Nunuk Dartini, S.Pd.,M.Si.

Kata Nunuk “Rabies adalah penyakit zoonosis (berasal dari hewan) yang disebabkan oleh infeksi lyssavirus. Infeksi virus ini menyerang sistem saraf manusia yang kemudian berpindah ke otak, oleh karena itu vaksin rabies sangat diperlukan agar kita terhidar dari virus ini.”

Meskipun pada awalnya rabies tidak langsung memunculkan gejala, penyakit ini hampir selalu menimbulkan akibat fatal setelah gejalanya muncul.

Itu sebabnya, setiap orang memang sebaiknya memperoleh vaksin antirabies. Namun, orang yang berisiko tinggi terinfeksi virus rabies sangat dianjurkan untuk melakukan vaksinasi.

Orang yang rentan terinfeksi virus ini umumnya bila memiliki profesi yang berhubungan langsung dengan hewan.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x