Mewabahnya kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat peternak sapi merugi. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Salatiga harus cepat tanggap akan hal ini. Kecamatan Tingkir yang saat ini berhasil bertahan menghadapi PMK, diprioritaskan mendapatkan vaksinasi virus tersebut. Kandang Koloni Sri Mulih, Kradenan, Kelurahan Tingkir Lor, Kecamatan Tingkir pada Jumat (24/06) menjadi tempat pertama yang mendapatkan penyuntikan vaksin PMK ini.
Kota Salatiga menjadi satu dari 8 Kabupaten/Kota yang ada di Jawa Tengah yang mendapatkan bantuan vaksin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Tahap pertama ini mendapatkan 100 dosis vaksin jenis Aftopor yang didistribusikan ke beberapa wilayah di Kecamatan Tingkir, yakni di kandang koloni Kelompok Sari Murni II, Gunungsari, Kelurahan Sidorejo Kidul, serta peternak mandiri di sekitarnya.

Pada kesempatan tersebut, Penjabat Wali Kota beserta Sekda, Kepala Dispangtan, Ketua DPRD, Kapolres Salatiga berkesempatan untuk menyuntikkan vaksin tersebut ke hewan ternak milik warga sekitar. Penyuntikan vaksin PMK ditujukan kepada hewan ternak yang sehat, supaya memiliki imunitas dan daya tahan sehingga tidak terjangkit virus ini. Selain itu juga dilakukan penyemprotan disinfectan supaya bisa menjaga dan mencegah tertularnya virus PMK.
Pj. Wali Kota didampingi Kepala Dispangtan Kota Salatiga, Henny Mulyani, SE., MAP., MA atas nama Pemerintah Kota Salatiga mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Jateng atas bantuan vaksin PMK ini. “Kami atas nama Pemerintah Kota Salatiga mengucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur, Pak Wakil Gubernur dan Pemprov Jateng atas bantuannya, semoga ini menjadi manfaat bersama. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih”.
