
Salatiga, 12 September 2023 – Hari ini, Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga dengan bangga membuka Sekolah Lapang (SL) Maggot dan Pakan Mandiri yang akan berlangsung selama 6 hari, dengan tambahan 1 hari untuk studi banding. Acara ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada peserta dalam bidang pertanian yang berkelanjutan, khususnya dalam penggunaan maggot dan pengembangan pakan mandiri untuk ternak.
Pembukaan acara ini dilakukan oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga, Henni Mulyani, S.E., MAP, yang menyampaikan sambutannya dengan penuh semangat. Dalam sambutannya, beliau menggarisbawahi pentingnya pertanian yang berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan menyediakan pangan yang cukup untuk masyarakat.
“SL Maggot dan Pakan Mandiri ini adalah upaya kami untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani di Salatiga dalam memanfaatkan teknologi pertanian yang inovatif,” ujar Henni Mulyani. “Kami berharap setelah mengikuti program ini, peserta akan mampu mengembangkan praktik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.”
Program SL Maggot dan Pakan Mandiri ini mencakup berbagai topik, seperti pemahaman tentang larva maggot sebagai sumber protein hewani, teknik budidaya maggot, dan pengolahan maggot menjadi pakan ternak yang berkualitas. Selain itu, peserta juga akan diajarkan cara mengembangkan pakan mandiri, termasuk formulasi pakan dan manajemen kandang.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada teori, namun juga memberikan pengalaman praktis kepada peserta. Kelompok akan mengunjungi Pokdakan Mina Tirta, Sleman, Yogyakarta yang telah berhasil menerapkan teknologi maggot dan pakan mandiri, sehingga dapat melihat langsung bagaimana konsep-konsep yang telah dipelajari dapat diterapkan dalam situasi nyata.
Acara ini merupakan langkah positif dari Dinas Pangan dan Pertanian Kota Salatiga dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan pengembangan potensi lokal. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan dari SL Maggot dan Pakan Mandiri ini, diharapkan para peserta dapat berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di Kota Salatiga.